Memperbanyak Shodaqoh

Pada posting yang lalu, kidukun menyarankan kepada para pengunjung blog kidukun agar selalu memperbanyak membaca istighfar di bulan yang penuh rahmat ini. Hal ini bertujuan agar segala dosa yang pernah diperbuat diampuni oleh Alloh SWT dan pada puncaknya yaitu pada hari raya idul fitri, kita bisa kembali fitroh. Amin

Selain memperbanyak istighfar, kidukun menganjurkan untuk memperbanyak shodaqoh. Terutama di 10 (sepuluh) hari terakhir pada bulan ramadlan. Karena shodaqoh memiliki berbagai fadhilah, antara lain :
1. Sebagai media untuk penebusan dosa.
2. Sebagai penolak bala'.
3. Sebagai pintu penarik rizky.


Mudah-mudahan kita dijadikan oleh Allah SWT sebagai hamba yang gemar bershodaqoh dan dijauhkan dari sifat bakhil.

Memperbanyak Membaca Istighfar

Di bulan yang penuh rahmat ini, Ki Dukun mempunyai amalan khusus yaitu memperbanyak membaca istighfar. Selain berguna sebagai landasan untuk belajar ilmu metafisika, istighfar merupakan sarana tawasul yang paling ampuh dalam memohon ampunan dari Alloh SWT.

Sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, dalam sebuah riwayat dari Bukhari Muslim bahwa Rosulalloh SAW senantiasa beristighfar lebih dari 70 kali setiap harinya. Padahal Rosulalloh SAW merupakan satu-satunya hamba Alloh SWT yang Maksum. Bagaimana kita yang jauh dari Maksum?? Alangkah afdholnya kita selalu berdzikir istighfar sebanyak-banyaknya setiap harinya. Janganlah kita sebagai hamba Alloh SWT merasa yang paling benar di hadapanNya. Karena istigfhar sangat dianjurkan Alloh SWT sebagaimana dalam Alqur'an : "Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya".

Demikian artikel Ki dukun dalam menyambut datangnya bulan yang penuh berkah. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi ki dukun pribadi dan seluruh pembaca setia Kidukun(dot)com.

Semoga bermanfaat.

Bulan Penuh Rahmat

Setelah lama tidak melakukan update artikel semenjak menulis mengenai dasar untuk belajar ilmu metafisika. Ki dukun kembali hadir untuk menyambut datangnya bulan penuh berkah yaitu bulan Ramadlan. Bulan Ramadlan disebut juga bulan yang agung karena di dalamnya terdapat malam seribu bulan.

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagiamana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi orang yang bertaqwa”. (Al-Baqoroh:183), dan hanya pada bulan ini kita diwajibkan berpuasa satu bulan penuh agar derajat kita sebagai orang beriman meningkat menjadi derajat orang bertaqwa.

Dari Abu Hurairah berkata; nabi Muhammad saw bersabda:
“Barangsiapa yang puasa karena iman dan berharap pahala dan ridha Allah, maka akan diampuni dosa-dosa yang telah lalu”.



Marhaban Yaa Ramadlan. Semoga ditingkatkan derajat kita oleh Alloh SWT, menjadi hamba yang bertaqwa.

Dasar Untuk Belajar Ilmu Metafisika

Assalamu 'alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hirobbil 'alamin, Segala Puji bagi Alloh Tuhan Seru Sekalian Alam. Karena sampai detik ini Ki dukun masih di karuniai nikmat olehNya sehingga bisa membuat sebuah artikel baru mengenai dasar untuk belajar ilmu metafisika sebagai kelanjutan dari artikel prakata ki dukun

Setelah beberapa kali menimba ilmu mengenai berbagai macam ilmu metafisika di berbagai perguruan dan padepokan, ternyata diperlukan dasar (pondasi) yang kokoh agar sukses mengamalkan ilmu metafisika yang telah dipelajari. Dasar untuk belajar ilmu metafisika tidak terlalu sulit diperoleh asalkan mempunyai ketekunan untuk selalu bermujahadah (besungguh-sungguh).

Adapun dasar untuk belajar ilmu metafisika adalah KEBERSIHAN (KESUCIAN) HATI. Semakin hati kita bersih (suci) maka akan semakin mudah mempelajari suatu ilmu metafisika, begitu juga sebaliknya juika hati kita kotor maka jangan berharap akan dapat menguasai ilmu hikmah. Hampir semua aliran ilmu metafisika selalu berdasarkan pada kesucian hati (batin) baik yang beraliran kejawen maupun hikmah (islam). karena pada hakikatnya hati ibarat suatu cermin (menurut Imam Al Ghazali) semakin bersih (suci) suatu hati maka akan semakin besar cahaya (ilmu) yang terpantul dari hati.

Ada beberapa cara untuk mendapatkan hati yang bersih (suci) menurut versi Ki dukun, antara lain:

1. Selalu menjalankan segala Perintah Allah SWT dan menjahui apa yang dilarang oleh Allah SWT. Semakin kita bermujahadah menjalankannya maka kesucian batin akan cepat kita peroleh dan tentunya ilmu metafisika yang akan dipelajari akan mudah kita serap dalam hati.

2. Selalu beristighfar (memohon ampun) kepada Allah SWT pada setiap hembusan nafas dan kedipan mata karena pada hakikatnya segala bentuk tingkah laku manusia selalu cenderung dipengaruhi oleh hawa nafsu dan tentunya hawa nafsu mengajak kita selalu untuk berbuat maksiat (yang dilarang oleh Allah SWT).

3. Menjaga mata. Mata adalah suatu indera yang dimiliki setiap manusia yang mempunyai fungsi paling utama. Segala sesuatu bersumber dari mata (baik kebenaran maupun kebatilan). Jadilah selalu jagalah mata dari hal-hal yang bisa mengundang naiknyahawa nafsu.

4. Menjaga tubuh dari makanan yang tidak halal. Makanan yang haram (tidak halal) akan membuat hati lekas mati ( tidak bisa untuk selalu mengingat Allah SWT/ dzikrulloh).

5. Menahan hawa nafsu dari sesuatu yang halal. Maksudnya adalah tidak melakukan hal-hal yang terlalu berlebihan biarpun hal tersebut halal dilakukan menurut syar'i. Misalkan makan, sebaiknya makan sesudah perut kita betul-betul merasakan lapar yang hebat. Dan berhenti makan sebelum kenyang, karena perut yang kenyang akan membuat kita sulit bernafas dan membuat mata menjadi ngantuk (malas beribadah).

6. Selalu DZIKRULLOH (mengingat Allah SWT) dalam setiap keadaan (berdiri, duduk, tidur) di setiap kedipan mata dan hembusan nafas. Beberapa ulama sufi menganjurkan untuk selalu mengisi nafas (baik nafas yang masuk dan nafas yang keluar) dengan dzikrulloh. Tidak ada sesuatu yang paling cepat untuk membersihkan hati selain dzikrulloh (mengingat Alloh)

Demikian dasar untuk mempelajari suatu ilmu metafisika dan langkah-langkah yang kita lakukan untuk selalu membuat hati kita bersih (suci). Semoga artikel ini bermanfaat pada diri dan keluarga Ki dukun pada khususnya dan bermanfaat bagi semua yang membaca artikel ini. Kalau ada kesalahan dan kekurangan Ki dukun mohon maaf yang sebesar-besarnya karena ki dukun mempunyai prinsip OJO RUMONGSO BISO NING BISO-O RUMONGSO. Terima kasih

Wassalamu 'alaikum Wr. Wb.

Older Posts

Artikel Terbaru

Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Followers


Recent Comments